Join Us With more +200.000 members

Lowongan Kerja

Monday, April 16, 2012

CPNS Honorer Kategori 1 dan Kategori 2 Tahun 2012


Honorer Kategori II harus Ujian CPNS
Honorer Kategori 1 Kemungkinan di CPNS kan

Pegawai honorer kategori II di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta berkesempatan mengikuti seleksi ujian tertulis memperebutkan kursi calon pegawai negeri sipil antartenaga honorer.

"Di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta, kami mendata ada sebanyak 873 tenaga honorer kategori II (K II). Tetapi, data ini masih tetap harus dilengkapi," kata Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Yogyakarta Tri Widayanto di Yogyakarta, Kamis.

Tenaga honorer K II adalah tenaga honorer yang langsung diangkat oleh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) atau instansi yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta dan gajinya tidak diambil secara langsung dari APBD atau APBN.

Menurut dia, berdasarkan Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 3 Tahun 2012, menyebutkan pemerintah daerah harus merekam data tentang tenaga honorer yang bekerja di lingkungan pemerintahan.

Pendataan tersebut merupakan salah satu syarat bagi tenaga honorer untuk bisa mengikuti tes calon pegawai negeri sipil.

"Tetapi, soal berapa kuota pegawai negeri sipil yang akan diberikan oleh pemerintah, sampai saat ini kami pun belum mengetahuinya," kata Tri. Namun demikian, lanjut Tri, ia harus melaksanakan surat edaran dari kementerian tersebut, sehingga tenaga honorer K II tidak kehilangan hak mereka untuk bisa mengikuti ujian tertulis.

Hasil pendataan tenaga honorer tersebut kemudian akan diserahkan ke Badan Kepegawaian Negara untuk dilakukan proses verifikasi. "Pendataan tenaga honorer K II sebagai salah satu syarat ujian tertulis seperti ini, baru untuk pertama kali ini dilakukan," katanya. Sedangkan Kepala Bidang Penatausahaan Kepegawaian BKD Kota Yogyakarta Christy Dewayani mengatakan, sebagian besar tenaga honorer di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta berada di bawah Dinas Pendidikan.

"Sekitar 840 tenaga honorer itu adalah guru. Sisanya tersebar di berbagai instansi lain," katanya.
Sedangkan, Ketua Forum Persatuan Honorer Sekolah Negeri Subandi mengatakan, telah mendengar adanya informasi mengenai adanya kemungkinan honorer bisa mengikuti tes CPNS.
"Tetapi, kuota untuk bisa ikut pun cukup kecil. Hanya 30 persen untuk sebanyak 650.000 honorer yang ada di Indonesia.

Mungkin hanya ada 20-30 pegawai honorer dari Yogyakarta saja yang bisa ikut," katanya.
Dalam waktu dekat, Subandi mengatakan akan melakukan audiensi dengan Komisi A DPRD Kota Yogyakarta mempertanyakan mengenai data pegawai honorer yang ada di lingkungan Pemerintah Kota Yogyakarta.

Pegawai Tidak Tetap atau honorer yang masuk kategori 1 (dibiayai APBN dan APBD) kemungkinan besar akan terangkat sebagai CPNS antara Juni hingga Juli mendatang. Itu jika Peraturan Pemerintah (PP) akan turun antara Maret atau April ini. Khusus honorer kategori 2 (tidak dibiayai APBN/APBD), mereka masih harus menjalani ujian.

Untuk ujian honorer K2, Unhas yang telah melakukan penandatanganan MoU dengan Badan Kepegawaian Nasional (BKN) akan menjadi pembuat soalnya.

Soal CPNS 2012
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Sulsel, Andi Murni Amien Situru dalam ekspose program kerja SKPD di kantor gubernur, Rabu, 7 Maret mengatakan, K1 yang rampung pengurusannya Juni atau Juli akan dilanjutkan dengan pengangkatan K2. Hanya saja, untuk K2, harus ujian lagi.

“Tapi soalnya tidak sama seperti seleksi umum CPNS. Katanya soalnya lebih mudah. Tapi belum ada gambaran soal materi. Tapi pengetahuan umum, Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, dan Kewarganegaraan pasti menjadi materi,” katanya.

Meski tak menyebut secara langsung Unhas, namun seperti ditegaskan Murni, pembuat soal adalah 10 perguruan tinggi negeri yang sudah membuat MoU dengan BKN. “Kalau Unhas ditunjuk, ya mereka atau PTN lain,” katanya.

K2 sendiri hanya diberi kesempatan sekali untuk menjadi CPNS lewat ujian. Kalau tidak lulus, mereka yang usianya masih memenuhi persyaratan masih bisa mendaftar di seleksi CPNS umum. Namun yang sudah tidak memenuhi syarat, atau yang masih ingin menjadi PTT.

“Kalau lulus jadi CPNS, tapi kalau tidak, masih bisa diperpanjang PTT,” jelas Murni.

Sumber: Antaranews - JPNN

By Nela Triagustin with

    • Popular
    • Categories
    • Archives